Ancelotti Buat Keputusan Mengejutkan, Gantikan Mbappe dengan Endrick Saat Madrid Kalah dari Betis

Liga Champions 2024/25: Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti (kanan), menyalami pemainnya, Kylian Mbappe (c) AP Photo/Manu Fernandez
Liga Champions 2024/25: Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti (kanan), menyalami pemainnya, Kylian Mbappe (c) AP Photo/Manu Fernandez

MITOSBOLA – Manajer Carlo Ancelotti punya keputusan menarik saat Real Madrid bertandang ke markas Real Betis dalam lanjutan pekan ke-26 La Liga, Minggu (2/3) dini hari WIB. Manajer mengganti Kylian Mbappe untuk gol yang diterimanya.

Pertandingan antara Madrid dan Betis berlangsung di Stadion Benito Villamarín. Madrid menguasai permainan sejak awal. Faktanya, Madrid memimpin pada menit ke-10 melalui gol Brahim Diaz.

Namun, Betis bangkit dan menguasai pertandingan. Pada menit ke-34, Johnny Cardozo mencetak gol sehingga skor menjadi 1-1. Pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-54, Betis menang dengan skor 2-1 berkat penalti Isco.

Kemenangan ini membawa Betis naik ke posisi keenam dalam klasemen. Sementara itu, Real Madrid turun ke posisi ketiga dalam klasemen.

Kylian Mbappe sakit gigi!

Real Madrid tertinggal 1-2 pada menit ke-54. Ancelotti kemudian membuat beberapa perubahan pada skuadnya. Arda Güller dan Eduardo Camavinga dimasukkan pada menit ke-59. Güler diharapkan menjadi pilihan baru di lini depan.

Kini, pada menit ke-75, Ancelotti membuat keputusan yang mengejutkan. Mbappe digantikan oleh Endrick. Tepat saat Madrid membutuhkan gol, Mbappe digantikan. Rupanya Mbappe tidak dalam kondisi yang cukup baik.

“Mbappe memiliki beberapa masalah gigi dan tidak banyak berlatih,” kata Ancelotti seperti dikutip situs web resmi klub.

“Mbappe tidak dalam kondisi terbaiknya, jadi untuk menghindari masalah, kami memutuskan untuk menggantinya dan memasukkan Endrick yang sedang dalam performa bagus,” katanya.

Ancelotti kecewa dengan penampilan Real Madrid

Real Madrid memimpin setelah 10 menit dan Ancelotti menilai mereka memulai permainan dengan sangat baik. Akan tetapi, seiring berjalannya pertandingan, Real Madrid kehilangan kendali dan akhirnya berakhir tanpa gol.

“Itu pertandingan yang buruk. Kami mengawali dengan baik, tetapi kemudian kami tidak mempertahankan tempo dalam hal sikap dan komitmen. Kami kehilangan kendali permainan melawan tim yang bermain lebih baik dan pantas menang,” kata Ancelotti.

“Ini pukulan telak dan kami harus bereaksi. Sulit untuk kalah di tahap musim ini, semua tim kompetitif dan kami tidak bermain bagus dalam pertandingan ini,” kata Ancelotti.

Link Taruhan Bola : MITOSBET